Perkembangan kota dan modernitas di Hanoi memunculkan perubahan ekspresi arsitektur, pergeseran identitas, serta cara hidup masyarakat. Tanpa pembacaan yang kritis, arsitektur berpotensi dipahami hanya sebagai objek visual, bukan sebagai representasi nilai budaya dan kehidupan sosial. Oleh karena itu, penting untuk membaca arsitektur di Hanoi sebagai ekspresi, pembentuk identitas, dan representasi cara hidup agaar makna budaya dan konteks sosialnya tetap dapat dipahami dan di