top of page

TRANSFORMASI ARSITEKTUR LOMBOK ANTARA NILAI VERNAKULAR DAN PENDEKATAN MODERN DALAM KONTEKS PARIWISATA

Perkembangan sektor pariwisata di Pulau Lombok mendorong pertumbuhan kawasan bangunan baru dengan pendekatan Arsitektur modern yang menekankan fungsi, estetika, dan kebutuhan pasar wisata. Di sisi lain, Lombok memiliki kekayaan Arsitektur vernakular yang terbentuk dari nilai budaya suku sasak, kondisi alam, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Masuknya Arsitektur modern dalam kawasan pariwisata memunculkan dinamika perubahan lingkungan binaan, baik dari segi bentuk bangunan, tata ruang, penggunaan material, maupun makna budaya. Kondisi ini menimbulkan pernyataan mengenai sejauh mana nilai-nilai vernakular masih dipertahankan, dipertahankan, diadaptasi, atau justru tergeser oleh pendekatan modern. Oleh karena itu, transformasi Arsitektur Lombok menjadi Isu penting untuk dikaji guna memahami hubungan antara peestarian identitas lokal dan tuntutan perkembangan pariwisata.



Transformasi Arsitektur di Pulau Lombok yang terjadi akibat perkembangan pariwisata, khususnya pada pertemuan antara nilai-nilai Arsitektur vernakular sasak dengan pendekatan Arsitektur modern. Kajian difokuskan pada bagaimana nilai budaya, material lokal, pola ruang, dan respon iklim pada Arsitektur Tradisional beradaptasi, dipertahankan, atau mengalami perubahan dalam konteks pembangunan kawasan wisata modern. FOLLOW US ON


Recent Posts

See All

Comments


INSTITUTION

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Mendungan, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

© fieldstudyarchitecture2026

bottom of page