INCLUSIVENESS & THE SACREDNESS OF SPACE
- fieldstudyums
- Feb 1
- 1 min read
Sebagai masyarakat multikultural dengan keberagaman etnis dan spiritual yang kompleks, Thailand seharusnya menghadapi potensi ketegangan dalam pengelolaan ruang. Namun, dalam praktiknya, berbagai kelompok dapat hidup berdampingan secara relatif harmonis. Kondisi ini menjadikan arsitektur dan ruang kota penting untuk dikaji sebagai media yang secara tidak langsung menjembatani keberagaman sosial dan nilai kesakralan melalui praktik ruang yang inklusif dan kontekstual.

Isu Inclusiveness & the Sacredness of Space membahas peran arsitektur dalam merespons keberagaman etnis dan spiritual masyarakat Thailand, khususnya dalam konteks di mana perbedaan tersebut dapat hidup berdampingan secara relatif harmonis. Arsitektur dipahami sebagai ruang negosiasi antara budaya dominan dan minoritas, yang memungkinkan nilai inklusivitas dan kesakralan hadir bersamaan melalui proses, batas, dan transisi ruang yang bersifat kontekstual, alih-alih sebagai kondisi yang instan atau absolut. FOLLOW US ON :
Comments